SUKSESKAN MTQ NASIONAL KE 36 TINGKAT KABUPATEN TANAH DATAR
DI KECAMATAN TANJUANG BARU PADA BULAN OKTOBER 2010
BANTUAN, SUMBANGAN/INFAK/SADAQAH BAPAK/IBU DAPAT DISALURKAN MELALUI REKENING PANITIA MTQ PADA BRI TABEK PATAH BATUSANGKAR NO.REK.5423-01-005480-53-1

Selasa, 23 Juni 2009

KEPALA BADAN KETAHANAN PANGAN RI KUNJUNGI GAPOKTAN KARYA ABADI BARULAK

Kepala Badan Ketahanan Pangan Republik Indonesia (BPK RI) DR.Ir.Achmad Suryana, MS beserta rombongan didampingi oleh Kepala BKP Prop.Sumatera Barat Ir.Syahrial Syam, M.Si dan Bupati Tanah Datar diwakili oleh Asisten II Ir.Arfia Indra serta beberapa Kepala Dinas/Badan melakukan kunjungan kerja ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Abadi Barulak pada hari Minggu 14 Juni 2009.
Rombongan disambut oleh Pengurus Gapoktan, Camat Tanjuang Baru, Kepala BPK Tanjuang Baru dan penyuluh pertanian se Kec.Tanjuang Baru serta dihadiri oleh Ketua Kelompok Tani yang tergabung dalam Gapoktan Karya Abadi Barulak serta Ketua Gapoktan Calon Penerima Dana LDPM Tahun 2009 se Kabupaten Tanah Datar.
Dalam paparannya Ketua Gapoktan Karya Abadi H.Sy.Dt.Mangun Sati menjelaskan bahwa Gapoktan Karya Abadi berdiri tahun 2006 dengan jumlah kelompok tani yang bergabung sebanyak 7 kelompok tani dengan 160 orang anggota. Untuk menjaga ketahanan pangan setiap anggota gapoktan menyisihkan 30 kg hasil panen yang disimpan di lumbung pangan Gapoktan. Dalam setahun bisa dilakukan dua kali panen yang artinya ada cadangan pangan sekitar 60 kg pertahun setiap anggota setiap tahunnya, dengan demikian apabila terjadi bencana yang membutuhkan penanganan pangan cepat atau misalnya datang musim paceklik kita memiliki cadangan yang dapat dimanfaatkan pada saat itu juga.
Kepala BKP Pusat menjelaskan bahwa ada 3 tujuan yang terkandung dalam bantuan LDPM ini yaitu pertama petani mendapatkan harga yang layak, kedua menciptakan lapangan kerja dan ketiga menciptakan cadangan pangan serta diharapkan Gapoktan menjadi mandiri.
Lebih lanjut Kepala BKP Prop.Sumbar menjelaskan bahwa kunjungan kerja ini melihat kesiapan Gapoktan calon penerima dana Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) Tahun 2009 BKP mengucurkan dana berjumlah Rp.150 juta untuk Gapoktan yang bertujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pertanian seperti pembangunan gudang dan penggilingan selain itu juga digunakan untuk membeli gabah dari para petani.

Rabu, 27 Mei 2009

MASYARAKAT GORO BENDUNGAN PASCA BANJIR BANDANG


Banjir Bandang yang melanda tujuh Kecamatan di Kabupaten Tanah Datar pada tanggal 30 Maret 2009 salah satunya dialami oleh Kecamatan Tanjuang Baru yang juga merusak “Kapalo Banda” (Bendungan) sebanyak 38 Bendungan, (30 di Nagari Tanjuang Alam dan 8 di Nagari Barulak). Pasca terjadinya bencana tersebut, bendungan mulai diperbaiki oleh masyarakat secara gotong royong karena mengingat jika dibiarkan bendungan tersebut terlambat diperbaiki akan membawa dampak terhadap hasil sawah dan hasil pertanian lainnya.
Untuk menunjang gotong royong masyarakat dalam perbaikan bendungan tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar telah menyalurkan bantuan berupa kawat beronjong untuk Kecamatan Tanjuang Baru sebanyak 122 lembar. Menurut petugas pengairan Kecamatan Tanjuang Baru Hermansyah, dari jumlah tersebut akan dialokasikan untuk bendungan yang kondisinya sangat parah dan luas areal sawah yang dialiri bendungan tersebut lebih banyak. Bantuan Kawat Beronjong tersebut direncanakan untuk bendungan di sepanjang Batang Air Baburai khususnya pada 6 Bendungan yaitu pada Bandar Simaung, Bandar Baburai Randah, Bandar Batu, Bandar Pinang, Bandar Pincalak dan Bandar Andaleh Tinggi.
Dalam pelaksanaan gotong royong masyarakat juga ditinjau oleh Camat Tanjuang Baru Drs.Herison yang didampingi oleh Petugas Pengairan Kecamatan Tanjuang Baru Hermansyah, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Nagari (PMN) Erman, S.Sos serta Wali Nagari Tanjuang Alam Dekminil.

CAMAT TANJUANG BARU MELAKUKAN PANEN PERDANA PADI TANAM SEBATANG


Kelompok Tani Lembah Merapi di Jorong Sawah Parik Nagari Tanjuang Alam Kecamatan Tanjuang Baru melakukan panen perdana Padi Tanam Sebatang (PTS) pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2009. Panen perdana tersebut dilakukan oleh Camat Tanjuang Baru Drs.Herison bersama Kepala Balai Penyuluh Kecamatan Amrizal Naro, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Nagari Erman, S.Sos dan Wali Nagari Tanjuang Alam Dekminil serta Ketua KTNA Kecamatan Tanjuang Baru Kadiman Dt.Simarajo Nan Kayo di hamparan Sawah Kelompok Tani Lembah Merapi.
Menurut Ketua Kelompok Tani M.Nazar Gindo anggota Kelompok Tani Lembah Merapi berjumlah sebanyak 30 orang melakukan percobaan atau percontohan menanam dengan pola Padi Tanam Sebatang yang dipandu oleh penyuluh pertanian Rinaldi di lahan salah seorang anggota kelompok tani dengan benih IR66 dengan menerapkan pemakaian pupuk Organik.
Hasil Panen Perdana PTS tersebut sangat memuaskan, setelah dihitung ketua kelompok tani dengan Kepala Balai Penyuluh Kecamatan hasil yang didapat dari pola penanaman padi tanam sebatang tersebut adalah 7,6 ton/ha diatas rata-rata hasil padi Kecamatan Tanjuang Baru sebesar 5,2 ton/ha. Selain Keuntungan dari segi perolehan hasil panen, lebih lanjut menurut Ketua Kelompok Tani keuntungan lain yang diperoleh adalah :
1. Pemakaian benih, biasanya dengan pola penanaman biasa bibit yang dibutuhkan sekitar 25 kg/ha sedangkan dengan pola penanaman Padi Tanam Sebatang bibit yang dibutuhkan sekitar 10 kg/ha.
2. Pemakaian pupuk, biasanya dengan pupuk urea selain sulit didapat dan harganya mahal sekarang digunakan pemakaian pupuk organic (kompos).
3. Pemakaian air, penanaman dengan pola biasa membutuhkan air yang banyak sementara kondisi di Jorong Sawah Parik merupakan sawah tadah hujan jadi cocok dengan pola Padi Tanam Sebatang yang membutuhkan air sedikit.
Harapan Ketua Kelompok kepada semua anggota dengan adanya percontohan ini dapat menerapkan di lahan persawahan masing-masing menanam padi dengan pola Padi Tanam Sebatang (PTS).

Sabtu, 23 Mei 2009

BAZ KABUPATEN TANAH DATAR BERIKAN SOSIALISASI

Untuk lebih meningkatkan potensi pengumpulan zakat terutama zakat profesi dan zakat penghasilan pada Pegawai Negeri, Badan Amil Zakat Kabupaten Tanah Datar yang difasilitasi oleh Kepala KUA Kecamatan Tanjuang Baru Rahman, S.Ag pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2009 memberikan sosialisasi zakat yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Tanjuang Baru.
Materi Sosialisasi disampaikan oleh Bapak Arif, S.Ag, M.Ag, sekretaris BAZ Kabupaten Tanah Datar yang diikuti oleh Unsur Muspika, Kepala UPT/Instansi, Kepala Sekolah, Wali nagari, BPRN, KAN, Ormas Islam, Penyuluh Agama dan undangan lainya.
Camat Tanjuang Baru, Drs.Herison dalam sambutannya pada Sosialisasi tersebut menyampaikan harapan kiranya setiap Pegawai Negeri di Kecamatan Tanjuang Baru sesuai dengan perintah Agama dapat menyetorkan 2,5% dari penghasilannya kepada BAZ Kecamatan Tanjuang Baru, dengan potensi jika terkumpul zakat seluruh Pegawai Nageri di Kecamatan Tanjuang Baru maka lebih kurang Rp.15 juta dapat terkumpul setiap bulannya yang dapat digunakan membantu keluarga miskin di Kecamatan Tanjuang Baru.
Tindak lanjut setelah sosialisasi kemudian dibentuk formatur untuk menyusun kepengurusan BAZ Kecamatan Tanjuang Baru serta diharapkan kepada seluruh pimpinan Instansi dapat menyampaikan hasil sosialisasi tersebut kepada pegawai dilingkungan kerja masing-masing.

KKN MAHASISWA AKPER NABILA PADANG PANJANG BERAKHIR


Mahasiswa Akper Nabila Padang Panjang melakukan Praktek Kerja Lapangan di Kecamatan Tanjuang Baru selama satu bulan penuh sejak tanggal 27April dan berakhir pada tanggal 22 Mei 2009 dengan program Praktek Keperawatan Komunitas dan Keluarga.
Mahasiswa Akper Nabila langsung diantar oleh Direktris Ns.Hendrawati, S.Kep, M.Biomed dan diterima secara resmi oleh Camat Tanjuang Baru Drs.Herison di Aula Kantor Camat Tanjuang Baru dan dihadiri oleh Pimpinan Puskesmas Tanjuang Baru, Bidan Desa, Wali Nagari Barulak, Ketua BPRN, Ketua KAN dan Wali Jorong se Nagari Barulak.
Sebanyak 56 Mahasiswa 5 orang Dosen Pembimbing ditempatkan pada 5 Jorong dalam Kenagarian Barulak dengan kegiatan memberikan penyuluhan bidang kesehatan kepada masyarakat dan kepada murid sekolah dilingkungan Nagari Barulak serta melakukan penelitian lapangan yang menyangkut kesehatan masyarakat dan keluarga. Hasil penelitian tersebut dijadikan rekomendasi untuk instansi terkait di tingkat Kecamatan Tanjuang Baru dan Pemerintah Nagari untuk menjadikan masukan dalam menyusun program dan kegiatan di bidang kesehatan masyarakat.